webspace hosting reseller hosting|             | blog| forum| dating| free hosting| openhost| report abuse
Internet Fax To Email - Unlimited

Unlimited Faxes, No Fees, Dedicated Phone Number

Free Website Templates
Rumah Kita - Hot Picks
 Home arrow Hot Picks

 Rasulullah saw. Bersabda yang bermaksud:
“Tidak akan dikurangi harta dengan sebab bersedekah, Allah tidak menambah keampunan seseorang hamba melainkan seseorang itu ditambahkan dengan kemuliaan. Tidaklah seseorang itu merendah diri kerana mengharapkan keredhaan Allah melainkan akan diangkatkan darjatnya”.

Riwayat Muslim
Profile

 

Diutuskan untuk menjadi khalifah Allah, dipersinggahkan di bumiNya yang luas ini untuk sementara waktu.  Desakan hidup telah membawa keluarga berhijrah dari bumi Fatani terdampar di Tanah Serendah Sekebun Bunga-- daerah yang tidak pernah mengalukan kehadiran aku sekeluarga,  dan di situ dibesarkan dalam keadaan yang serba daif dengan hasil keringat menoreh getah dari seorang ibu yang buta huruf. Telah berhijrah ke Kota Metropolitan ini sejak 5 tahun dahulu dengan satu matlamat, ingin berjuang untuk mengubah nasib keluarga dari kemiskinan yang menghimpit kearah yang kehidupan yang lebih selesa melalui jalan yang diredhaiNya.  3 tahun sebagai seorang Programmer, kini sedang menghabiskan pengajian Ijazah Pertama dalam bidang Matematik, merupakan salah seorang dari berjuta-juta ummah yang pro-memperjuangkan kebangkitan semula daulah yang menegakkan Al-Quran Sunnah sebagai siasah syariah. Tiada erti putus asa dalam hidup menjadikan aku memiliki jatidiri unik dan berazam untuk meneruskan pengembaraan ke United Kingdom beberapa tahun mendatang. Kerna ada perkara yang aku tak terdaya meluahkan, aku menulis. Baca Lagi.

Dip. Teknologi Maklumat
B.Sc (Hons) Science Mathematic 

Utama
Entry Lama
Hot Picks
Gambar
Photo Log
Sejarah Rumah Kita
Blogosphere
Zaujati Solehah
Dr Gee
Shebee
Find more..
Top 5
Dakwatuna
Zul Pahang
ILuvIslam
Kelantan Blogger


   
Instrument..


Mimi Asmidar - War...





Subscribe

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

YouCMSAndBlog Module Generator Wizard Plugin


Hot Picks
How Geniuses Work Print E-mail
Written by Administrator   
Thursday, 18 September 2008
By : Tracy V. Wilson
Albert Einstein, photographed in 1947
Albert Einstein: Genius
Sir Isaac Newton at 46 in Godfrey Kneller's 1689 portrait
Public domain images
Isaac Newton: Genius

­In 1905, Albert Einstein developed the theory of special relativity. He also proved that atoms exist and figured out that light behaves as both a particle and a wave. To top it all off, he developed his famous equation E = mc2, which describes the relationship between matter and energy, the same year. He was only 26 years old.

Without a doub­t, Einstein was a genius. So was Isaac Newton -- as any fan of "Star Trek: The Nex­t Generation" can tell you, he invented physics. He also played a big role in the development of calculus, which some people have trouble comprehending even after extensive classroom study. Another genius, Wolfgang Amadeus Mozart, started composing music when he was 5 years old. Mozart wrote hundreds of pieces before his death in 1760 at age 35.

According to conventional wisdom, geniuses are different from everyone else. They can think faster and better than other people. In addition, many people think that all that extra brainpower leads to eccentric or quirky behavior. And although geniuses are fairly easy to spot, defining exactly what makes one person a genius is a little trickier. Figuring out how that person became a genius is harder still.

There are two big things that make it difficult to study genius:

  • The genius label is subjective. Some people insist that anyone with an intelligence quotient (IQ) higher than a certain value is a genius. Others feel that IQ tests measure only a limited part of a person's total intelligence. Some believe high test scores have little to do with real genius.
  • Genius is a big-picture concept. Most scientific and medical inquiries, on the other hand, examine details. A concept as subjective as genius isn't easy to quantify, analyze or study.

 

Test Your Brain Power
Are you feeling smart today? Here's an exercise to both test your brain power and learn how it works at the same time! Discovery Channel's interactive segments let you explore your body's systems and learn how they help you move smoothly through your daily life. 

­So, when exploring how geniuses work, it's a good idea to start by defining precisely what a genius is. For the purpose of this article, a genius isn't simply someone with an exceptionally high IQ. Instead, a genius is an extraordinarily intelligent person who breaks new ground with discoveries, inventions or works of art. Usually, a genius's work changes the way people view the world or the field in which the work took place. In other words, a genius must be both intelligent and able to use that intelligence in a productive or impressive way.

But what makes a person able to do all that? Is it a different, more agile brain? Is it exceptional intelligence? It is it an aptitude for noticing information that other people might consider irrelevant? We'll begin looking for answers to these questions at the logical starting place for looking at genius -- the human brain.


Write Comment (3 Comments)
Kehancuran Daulah Khilafah - punca kepada seluruh tragedi di dunia Islam Print E-mail
Written by Administrator   
Monday, 04 August 2008

Lebih 80 tahun yang lalu, pada tanggal 28 Rajab 1342H (3 Mac 1924), sebuah kelompok berlatar belakang Yahudi-Masonis, yang dipimpin oleh Mustafa Kamal Attaturk laknatullah, telah mengisytiharkan pembubaran Daulah Khilafah (Khilafah Utsmaniyyah) dan menggantikannya dengan sebuah negara sekular Turki. Setelah 13 abad keemasan, Daulah Khilafah, yang merupakan kesinambungan dari Daulah Islam (Negara Islam) yang di bangun oleh Rasulullah saw, di Madinah telah dihancurkan melalui tangan seorang manusia terkutuk Mustafa Kamal. Bermula dari tanggal 28 Rajab 1342H itu, maka Daulah Khilafah yang selama ini telah membawa Islam ke seluruh penjuru alam telah lenyap dari muka bumi. Bermula dari tarikh itu juga, lenyaplah sudah sebuah Daulah Islam yang selama lebih 1400 tahun telah memberikan rahmat dan kedamaian kepada dunia amnya dan umat Islam khasnya, musnahnya sebuah Daulah Islam yang selama ini menghilangkan seluruh belenggu yang memisahkan manusia, seperti nasionalisme, patriotisme dan juga rasisme.

Tidak terhenti di situ, sebagai seorang Muslim kita harus faham bahawa penghancuran Daulah Khilafah adalah merupakan hasil sebuah senario dan rencana berabad-abad lamanya dari kaum kuffar untuk melawan Islam dan kaum Muslimin. Contoh yang nyata bahawa ini adalah perancangan jahat mereka adalah tragedi Perang Salib pada abad ke-12 serta invasi tentera Tartar ke atas Baghdad dan Damaskus pada 1258. Meskipun serangan kaum kuffar ini “berhasil”, namun tak berapa lama selepas itu, kaum Muslimin, dengan izin Allah, mampu bangkit dan mengalahkan mereka semula. Bahkan kaum Muslimin berhasil membawa Islam sampai ke benteng-benteng negara kuffar hingga hampir menembusi jantung Eropah

Dari kekalahan demi kekalahan yang mereka alami, maka segeralah kaum kuffar ini mengkaji dan cuba memahami mengapa kaum Muslimin selalu mampu merebut kembali setiap tanah yang mereka taklukkan. Oleh karena itu, kaum kuffar ini mulai mengganti taktik konvensional, yang berupa invasi militer, lalu mencuba pakai strategi yang lebih berbahaya dan dahsyat. Mereka lalu melakukan invasi ideologi dan missionaris; menanamkan rasisme dan nasionalisme; mengukuhkan agen-agen mereka dari kalangan Muslim sendiri; dan mengkolonisir negeri-negeri Islam yang jauh tempatnya dari pusat Daulah. Metode baru ini terbukti sangat efektif, sehingga akhirnya mereka berjaya menghancurkan Daulah Khilafah, tepatnya pada 28 Rajab 1342H.


Arti Penghancuran Khilafah dan Kesan-kesannya

Hancurnya Daulah Khilafah memiliki konsekuensi yang amat besar, yakni tidak diterapkannya aturan-aturan Islam, dan berlakunya hukum-hukum kufur buatan manusia yang telah mengakibatkan kemurkaan dan azab Allah. Allah Swt. berfirman:

 

وَمَنْ أَعْرَضَ عَنْ ذِكْرِي فَإِنَّ لَهُ مَعِيشَةً ضَنْكًا وَنَحْشُرُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَعْمَى

“Siapa saja yang berpaling dari Peringatan-Ku, sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada Hari Kiamat dalam keadaan buta.” (TMQ Thaha [20]:124).

Negara Khilafah adalah negara Islam yang selama ini membawa risalah Islam ke seluruh bangsa-bangsa di dunia dengan jalan dakwah dan jihad. Hancurnya Negara Khilafah telah mengakibatkan terhentinya penyebaran Islam dan futuhat (pembukaan negeri-negeri baru). Hancurnya negara Khilafah bererti semakin mudahnya jalan kaum kafir untuk menyebarkan ajaran dan pemikiran sesat mereka ke atas anak-anak kaum Muslimin di seluruh dunia Islam.

Daulah Khilafah adalah negara Islam, yang menyatukan seluruh kaum Muslimin di bawah satu payung pemerintahan. Hancurnya Daulah Khilafah juga telah mengakibatkan perpecahan kaum Muslimin berserta negeri-negeri mereka kepada negara-negara kecil yang tidak bersatu dan tidak berdaya. Saat ini lebih dari 50 buah negara kaum Muslimin yang tercerai berai telah berdiri dengan lemahnya! Hal tersebut mengakibatkan semakin kuatnya nasionalisme, rasisme, dan patriotisme di kalangan kaum Muslimin, serta hilangnya ikatan ukhuwwah yang di dasarkan atas satu kesatuan akidah. Allah swt. berfirman:

 

إِنَّ هَذِهِ أُمَّتُكُمْ أُمَّةً وَاحِدَةً وَأَنَا رَبُّكُمْ فَاعْبُدُونِ

“Sesungguhnya (agama tauhid) ini adalah agama kalian semua, agama yang satu, dan Aku adalah Tuhanmu. Karena itu, sembahlah Aku. (TMQ al-Anbiya [21]:92).

Daulah Khilafah adalah negara Islam yang menjaga tanah-tanah kaum Muslimin dan kesatuan umat Islam. Hancurnya Daulah Khilafah juga telah mengakibatkan kolonisasi kaum kafir terhadap negeri-negeri umat Islam dan berdirinya pangkalan-pangkalan militer di negeri kita semua. Palestin adalah contoh yang nyata. Daulah Khilafah-lah yang selama ini menjaga Palestin dari invasi Yahudi. Namun, saat negara Islam hancur, Palestin terus berhasil diduduki oleh Yahudi laknatullah. Rasulullah saw bersabda:

 

«إِنَّمَا اْلإِمَامُ جُنَّةٌ يُقَاتَلُ مِنْ وَرَائِهِ وَيُتَّقَى بِهِ»

“Sesungguhnya Imam (Khalifah) itu laksana perisai; orang-orang berperang dengannya dan dilindungi olehnya.” (HR Muslim).

Negara Khilafah adalah negara Islam yang menjaga darah dan harta kaum Muslimin serta menjaga kekayaan negara dengan melaburkannya untuk urusan Islam dan kaum Muslimin semata-mata. Hancurnya Negara Khilafah telah mengakibatkan adanya perompakan oleh penguasa-penguasa Muslim yang zalim dan khianat, berleluasanya kemiskinan, banyaknya huru-hara dan kemaksiatan dalam negara, berleluasanya rompakan, pencurian, perzinaan, diskriminasi, eksploitasi dan melayangnya segala kekayaan umat Islam ke tangan orang-orang kafir dan kepada penguasa-penguasa pengkhianat umat. Perang saudara dan tertumpahnya darah sesama Muslim silih berganti. Jumlah korban mencecah jutaan nyawa hasil perbalahan sesama sendiri. Sifat persaudaraan sudah hilang, ketakutan kepada Allah sudah musnah, kaum Muslimin hidup hanya untuk mengejar kekayaan dan benar-benar takut untuk mati.

Wahai kaum Muslimin! Daulah Khilafah adalah Daulah Islam. Setiap individu warga negara yang pernah hidup di dalamnya merasa aman dan tenteram. Keluarga, kekayaan, harga diri, martabat, dan kehormatan mereka dijamin oleh Negara. Hancurnya Negara Khilafah telah membawa kepada segala kehancuran umat Islam seperti mana yang kita sedang saksi dan rasakan sekarang. Tidak ada lagi keamanan dan keselamatan, yang ada malah ketakutan dan kesengsaraan. Semua ini merupakan akibat aturan-aturan Islam yang melindungi seluruh individu sudah tidak diterapkan, malah diganti dengan hukum kufur penjajah dan hukum kufur rekaan tangan-tangan manusia Muslim itu sendiri.

Pasca hancurnya negara Khilafah, orang-orang kafir mengekang seluruh negara umat Islam dan mengendalikan semua urusannya, baik aspek pemerintahan, politik, media, institusi pendidikan, ekonomi, bahkan kehidupan publik dan rumah tangga sekalipun telah berjaya di serapkan ideologi Kapitalis kuffar ini.

 

Apa respons anda?

Bagi kaum Muslimin yang ikhlas, yang hidupnya hanya untuk Allah dan yang matinya hanya untuk Allah, mereka melihat dan memahami bahawa segala penderitaan yang dialami oleh umat Islam setelah hancurnya Khilafah, ini adalah permulaan kepada sebuah perjalanan dan perjuangan yang akan mengantarkan mereka kepada syurga Allah. Sebuah perjuangan yang mulia untuk mengembalikan semula kehidupan Islam dengan jalan menegakkan kembali Daulah Khilafah yang akan mengatur semula dunia ini dengan hukum Allah dan RasulNya. Ya inilah perjuangan yang akan dilakukan oleh pemuda-pemuda Muslim yang ikhlas, yang tidak takut kecuali hanya kepada Allah. Mereka berjuang siang dan malam bagi mengejut dan membangkitkan saudara-saudara mereka yang terleka dan terlena dengan keindahan dunia yang bersifat sementara ini. Kaum Muslimin yang ikhlas ini berjuang untuk menerapkan semula sebuah kewajipan agung yang telah membawa kemuliaan kepada umat Islam satu ketika dahulu. Mereka telah menyahut seruan Allah dan seruan RasulNya untuk mengembalikan semula keagungan Islam sebagaimana yang telah dirintis oleh Rasulullah 1400 tahun yang lampau. Dan para pemuda Muslim ini yakin dengan janji dan kemenangan dari Allah dalam perjuangan mereka. Justeru, mereka menyeru agar anda semua menyahut perintah Allah dan Rasul untuk menegakkan semula Daulah Khilafah ala minhaj nubuwwah...

 

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا اسْتَجِيبُوا ِللهِ وَلِلرَّسُولِ إِذَا دَعَاكُمْ لِمَا يُحْيِيكُمْ

Wahai orang-orang yang beriman, penuhilah seruan Allah dan seruan Rasul apabila dia menyeru kalian pada sesuatu yang memberikan kehidupan kepada kalian. (QS al-Anfal [8]: 24).

credit :  http://www.mykhilafah.com/ 


Write Comment



How Khilafah was destroyed (Rajab Campaign, HT Australia)

Top of page


Mambo is Free Software released under the GNU/GPL License.